Mahasiswa Kaum Intelektual Yang Salah Langkah

Semakin sembrawut saja jakarta jika setiap hari yang di temui adalah kemacetan dan kerusakan dimana-mana, belum lama ini kita tentu telah melihat beberapa media cetak telah meliput tentang pengrusakan-pengrusakan oleh mahasiswa ataupun oknum-oknum tertentu. Tak habis pikir tentunya bangsa ini kenapa calon-calon pemimpin bangsa ini semakin kasar dan beringas tingkah lakunya, batu, pagar, kawat besi, mobil semua di hancurkan hanya karena demo yang tidak di tanggapi, semakin kacau saja wajah bangsa ini. Inilah yang kita hadapi generasi pengrusak yang sangat ganas, bisa membunuh siapa saja yang mereka anggap tidak mendukung langkah mereka, dan menghalangi langkah mereka. Batu-batu yang berterbangan melayang menghantam siapa saja yang ada di hadapan mereka. Semua fasilitas umum mereka libas hanya karena tuntutan yang mengatasnamakan rakyat kecil, tapi ga jelas yang mana. Semua hanya di landasi ingin menguasai dan semua berjalan sesuai dengan kehendak mereka. Jika tidak setuju, ya boleh-boleh saja, kita pun mendukung mereka untuk mengaspirasikan keinginan rakyat, tapi tidak dengan semua di hancurkan dan di rusak. Ngawur itu, polisi juga tidak akan memukul jika mereka tidak di lempari dan di sebut pembunuh, saya tidak memihak siapa-siapa di sini. yang saya ingin jelaskan mahasiwa terbunuh akibat tingkah mereka sendiri, yang merusak semua. Ayolah kawan-kawan jangan kau semakin buramkan wajah bangsa ini, semangat trus untuk membangun bangsa ini dengan cara yang lebih baik.
Peace

Ahmadiyah

Nonton Berita pagi sambil minum kopi enak juga ya… sambil melihat perkembangan dunia di indonesia ini, acara dialog pagi dan debat pada malam harinya di salah satu stasiun TV swasta kamarin, memperbincangkan tentang Ahmadiyah , suatu golongan yang kini telah menjadi suatu aliran yang di anggap sesat baik dari dalam negeri ataupun luar negeri. Saya sangat senang berita ini, kenap? karena dengan begitu hebatnya arogansi ahmadiyah bahwa mereka tidak salah, dan juga kelakuan2 ulama yang liberalisme ini tentu di manfaatkan ahmadiyah ini untuk mencari dukungan dan support, beberapa intelektual islam bahkan cenderung ahmadiyah sebagai aliran sesat, dengan mengacu pada UUD 45 “bahwa setiap warga negara bebas untuk berkeyakinan” dan ini trus di politisir sedemikian rupa agar ahmadiyah bisa berdiri dalam islam. Walapun dengan jelas Al-Quran dan Hadist2 telah memberitahukan bahwa tidak ada nabi lain setelah Muhammad Saw. Tapi kok bisa ya orang-orang yang suaaangat pinter ini keblinger dengan hal semacam itu. Saya sendiri sebagai muslim tentu menentang jelas ahmadiyah, karena telah mengaku adanya Rosul setelah Muhammad Saw. “Ahh gitu aja kok repot banget sih” sebenarnya ga repot jika ahmadiyah mengaku ada rosul setelah Muhammad, yang menjadi persoalan mereka menggunakan nama islam, sedangkan terang2an, negera2 seperti, Saudi arabia, mesir, iran, malaysia dan beberap negara lain menentang ajaran yang di bawa oleh Mirza Ghulam Ahmad ini. saya cuma berharap bahwa ahmdiyah untuk segera bertobat atau mungkin menganti agama mereka saja kalau tidak mau berurusan dengan islam yang benar2 islam. Salam

MAHASIWA = ANARKI ? Jangan banyak teriak tapi bikin bukti

Hmmmm,,, judul yang menarik yang saya baca dari sepotong koran bekas di pinggir jalan.. aksi mahasiswa menentang kebijakan pemerintah perlu kita acungi jempol karena mereka kaum-kaum dengan intelektualitas tinggi katanya… tapi kok sekarang berubah, mahasiswa justru menyusahkan masyarakat dengan membuat jalan rusak, fasilitas2 umum terganggu, hmmmm suatu hal yang perlu di sesalkan karena ditangan mereka lah negara ini akan di pegang, jika sekarang saja sudah lempar batu, pedang, kerikil, mungkin setelah jaid orang berkuasa mereka lempar-lemparan BOM..hmmmm ngeri dunk.. janganlah berdemo dengan kekerasan tapi dengan pikiran, jika semua fasilitas umum anda rusak, anda juga yang rugi, jika semua orang anda lempari, mungkin salah satu keluarga anda ada yang kena anda juga yang rugi. Mahasiswa harusnya jangan kaya anak SMP, SMA, kita telah pada tahap kedewasaan tentunya pikiran yang kita pakai jangan emosi, jadi berabe semuanya. Masyarakat yang tadinya simpati sekarang berpaling menjadi empati. Mahasiswa yang sekarang sudah bekerja paling cuma mesem2 atau cemberut baca tulisan ini dan melihat kelakuan mahasiswa sekarang, karena kita juga pernah demo, apa untungnya? dapat kerjaan? ngga…..BBM turun? Ngga juga tuh, malah naik karena emang begitu,…. dapet beasiswa? Hanya isu supaya mahasiswa jangan turun kejalan doang, dapat penghargaan dari masyarakat?…. Ngga juga sekarang malah cacian yang mereka dapat. Jadi apa dunk yang di dapat.. Haus, Cape, Kringetan, Item, Laper..Benjol, Memar karena di gebukin..Hmmmmmm lumayan banyak ya yang di dapet, Apa itu sepadan dengan biaya yang di keluarkan orang tua kalian untuk kuliah?? kayanya engga, karena kalian di kuliahkan agar pinter, bisa bekerja dan membantu orang tua di masa mereka tua. Coba pikirkan tulisan ini dengan baik.

Demo Dengan Pikiran Dan Hati
HIDUP SEMANGAT MAHASISWA

Jangan Hanya Bisa Teriak Tapi Bikin Prestasi Yang Membuat Nama Mahasiswa Harum, OrangTua Bahagia, Negara Bangga

MUNAWARMAN KEMANA?????

Duhh… kemana ya sang jagoan ini kok menghilang begitu saja, setelah enak pukulin orang2 di monas kok kabur??????? Takut……. ga perlu lah, kalo sampean jagoan kaya di TV kemaren teriak2, kaya udah yang paling sakti, jago,.. kok cuma malah kirim video alasan tidak mau menyerahkan karena ahmadiyah belum di bubarkan, ni mas ya kalo mau cepet masalah ga semakin keruh, mendingkan dateng langsung ke polisi menyerahkan diri, saya juga mendukung langkah FPI untuk membubarkan ahmadiyah, karena saya juga muslim tapi jika kabur begitu aja ya kayanya gimana githu… kaya ga bertanggung jawab gitu,, kan teman2 sudah kepolisi semua dan di bebaskan tuh, ga ada masalah. Jangan takut jika anda benar, tapi walaupun anda benar jangan suka memukuli orang2.

Ya ga teman2… piss indonesia

AKKB VS FPI

Sebenarnya tulisan ini telat saya publikasikan, tapi gp deh daripada engga. Tiap hari kita tentunya slalu disuguhi oleh berita-berita terkini dari seluruh stasiun TV di indonesia, dan tentunya berita ini hampir kita dengar setiap hari, insiden monas telah jadi berita yang menarik banyak perhatian banyak pihak, terutama masyarakat, setelah mereka disibukan dengan aksi demo BBM, insiden ini telah sedikit menghapus memory masyarakat tentang BBM. Yang perlu di cermati dari kejadian ini tentunya adalah FPI dan AKKB yang bentrok beberapa waktu lalu. Sebetulnya siapa yang salah? saya harap gak ada yang saling menyalahkan tentunya, tapi mereka emang salah kayanya..iya ga. AKKBB sudah tau Ahmadiyah ini di cekal dan larang oleh umat islam tapi tetap mereka dukung juga, jalan pula kemonas dimana disitu ada FPI, FPI juga bertindak sewenang-wenang seperti orang kesetanan memukuli orang tanpa henti dan belas kasihan, juga berteriak ALLAHU AKBAR 2 sambil menyerang ibu dan anak2, bo ya mikir dikit toh, saya juga sangat melarang ahmadiyah di resmikan sebagai agama islam yang baru di indonesia ini, tetapi ya caranya loh, masa anak2 dan ibu2 di kejar mau digebukin juga.??????? apa lagi pas hari pancasila dimana semua orang indonesia harusnya bersatu untuk menghadapi masalah yang ada, Polisi juga tidak menempatkan personilnya dengan lengkap, walaupun aksi damai, demo, dll, ya bo di jaga juga bapak2, sehingga kejadian ini bisa di antisipasi dengan baik. Kejadian ini bikin muram muka bangsa ini saja… sudah tertimpa masalah tertimpa yang laen juga.mppspspspss/………Pemerintah harusnya bertindak tegas terhadap pelaku kekerasan ini juga terhadap ahmadiyah karena aliran ini sudah jelas2 menyimpang dari agama islam, silahkan ahmadiyah mengaku ada nabi setelah Nabi Muhammad, tapi jangan pakai nama islam, karena sudah dijelaskan dalam hadist dan alquran Nabi Muhammad itu nabi penutup tidak ada nabi lagi setelahnya, ini mengaku ada nabi lagi.???????? Zaman memang udah gendeng……..@@##$$$$%%%^

Ayo mari bangsa indonesia bersatu,